GROBOGAN, anewsidmedia.com – Sejumlah petani, aparat Polres Grobogan juga anggota TNI melakukan gropyokan tikus di Desa Nglobar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, belum lama ini. Gropyokan tikus adalah turun ke sawah membasmi dan memberantas hama tikus secara bersama-sama.
Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan, merebaknya hama tikus ini mendapat perhatian khusus dari TNI dan Polri.
“Agar petani tak gagal panen, anggota TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek Purwodadi Polres Grobogan Polda Jateng turun gunung bersama warga menggelar gropyokan tikus,” kata Kapolsek Purwodadi.
Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan Polda Jateng mengaku bahwa keikutsertaan TNI dan Polri dalam gropyokan tikus ini untuk menjaga semangat budaya Indonesia, yakni gotong royong.
Aksi memberantas tikus ini, juga sebagai upaya bersama agar hama tikus tidak menyebar dan berkembang biak sebelum masuk masa tanam.
“Ini harus kita rawat, semangat kebersamaan dan semangat persatuan. Selain itu, gropyokan tikus juga merupakan pengendalian hama tikus sawah yang ramah lingkungan,” ujar AKP Dedy Setyanto.
Menurut AKP Dedy Setyanto, gropyokan tikus ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik yang dipandang sangat berbahaya.
“Dalam kegiatan ini, berhasil didapatkan sejumlah 97 ekor tikus,” pungkasnya.






