Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 11 Mar 2025 00:25 WIB

Abdul Mu’ti: Tidak Perlu Menunggu 2045, Indonesia Emas Sudah Terwujud Kalau…


					Abdul Mu’ti: Tidak Perlu Menunggu 2045, Indonesia Emas Sudah Terwujud Kalau… Perbesar

JAKARTA, aNewsidmedia.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti sangat optimistis Indonesia Emas dapat terwujud lebih cepat sebelum 2045. Optimisme itu menguat setelah melihat langsung dan meresmikan rangkaian peluncuran digitalisasi Pesantren Cendekia Amanah asuhan Kiai Dr. Cholil Nafis di Kalimulya, Depok (8/3).

Peluncuran dihadiri antara lain Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Pendiri ESQ 165 Dr. Ary Ginanjar Agustian, Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) Dr. Saleh Husin, dan Pimpinan Bank Indonesia.

Dalam sambutannya di depan para santri, Abdul Mu’ti menyampaikan terimakasih atas undangan bersilaturahim di Pesdantren Cendekia Amanah yang menurutnya modern dan berkemajuan. “Bangunannya megah bukan megahi, mewah bukan mepet sawah” selorohnya khas.

Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Kiai Cholil Nafis menjelaskan Smart Class menjadi kelas cerdas yang memadukan suasana modern dengan salaf dan ilmu umum dan agama. Semua proses pesantren mulai pendaftaran pembelajaran umum dan agama bahkan tahfidz dan baca kitab kuning bisa dilakukan secara digital. “Begitu pula dalam komunikasi dengan wali santri dilakukan secara digital”, jelasnya.
.
Pesantren berlokasi di jalan Kalimulya Depok ini menawarkan sistem pendidikan tak hanya berkarakter dan cerdas tapi juga menawarkan sistem pendidikan sesuai dengan kecerdasan anak. Karena menurutnya semua anak itu cerdas pada bidang dan minatnya, yang sering terlihat bodoh karena anak belum menemukan talentanya dan salah jurusan.

Berita Terkait:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Nana Sudjana Harapkan Kaum Muda Semakin Kreatif dan Inovatif

Abdul Mu’ti pun mengakui sebagai sebuah kemajuan luar biasa, yang membuatnya optimistis bahwa Indonesia Emas tidak perlu menunggu 2045 asal model pembelajaran semua kelas di Indonesia seperti di SMP dan SMA Cendekia Amanah.

“Tadi saya melihat bagaimana Smart Class itu yang semuanya berbasih teknologi digital menjadi sebuah model pembelajaran modern yang kalau ke depan semua kelas kelas di Indonesia ini seperti yang ada di SMP SMA Cendekia Amanah ini, tidak perlu menunggu 2045 Indonesia emas itu sudah dapat terwujud”, tegasnya .

Abdul Mu’ti pun mengucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah membantu pemerintah dalam rangka mendirikan pendidikan layanan yang bermutu untuk semua. “Mudah-mudahan tidak hanya pesantren di Cendekia Amanah ini tetapi juga pesantren lainnya dapat dibantu Bank Indonesia” harapnya. (ek)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Unity Sports Center Resmi Dibuka di Semarang, Hadirkan Akademi Tenis Bertaraf Nasional

23 April 2025 - 16:21 WIB

Sido Muncul Berbagi Santunan untuk 1.000 Dhuafa di Kabupaten Semarang

23 Maret 2025 - 08:20 WIB

Mengubah Kemacetan di Merak, Butuh Satu Komando

8 Maret 2025 - 21:36 WIB

Pertanyaan ini sering muncul dari para pemudik lintas Merak – Bakauheni karena setiap arus mudik Lebaran, seperti Lebaran 2024 terjadi kemacetan panjang sampai Km 97. Saking frustasinya menghadapi kondisi kemacetan yang selalu terjadi pada saat-saat arus mudik Lebaran. Diharapkan pada Lebaran 2025 ini kemacetan Panjang menuju ke Pelabuhan Merak tersebut dapat terurai, bila semua perencanaan yang ada saat ini dilaksanakan secara konsisten. Menurut Ketua DPP Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) Khoiri Soetomo (19 Februari 2025), pada saat penyelenggaraan angkutan lebaran 2024 di lintas Merak – Bakauheni kendali tertinggi operasional di lapangan bukan berada di bawah Kementerian Perhubungan, melainkan dikoordinasikan oleh pihak Kepolisian.

Dikdasmen PWM Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah OlympicAD VIII Tahun 2026

28 Februari 2025 - 17:28 WIB

Beri Bantuan Rp 260 Juta, Sido Muncul Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit Gratis

25 Februari 2025 - 21:16 WIB

Meniadakan Mudik Gratis Sepeda Motor

23 Februari 2025 - 11:19 WIB

Trending di Ekonomi