Menu

Mode Gelap

Ragam · 18 Jan 2024 01:37 WIB

Sejumlah Petani dan Polri-TNI Lakukan Gropyokan Tikus di Desa Nglobar Grobogan


					Sejumlah Petani dan Polri-TNI Lakukan Gropyokan Tikus di Desa Nglobar Grobogan Perbesar

GROBOGAN, anewsidmedia.com – Sejumlah petani, aparat Polres Grobogan juga anggota TNI melakukan gropyokan tikus di Desa Nglobar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, belum lama ini. Gropyokan tikus adalah turun ke sawah membasmi dan memberantas hama tikus secara bersama-sama.

Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan, merebaknya hama tikus ini mendapat perhatian khusus dari TNI dan Polri.

“Agar petani tak gagal panen, anggota TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek Purwodadi Polres Grobogan Polda Jateng turun gunung bersama warga menggelar gropyokan tikus,” kata Kapolsek Purwodadi.

Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan Polda Jateng mengaku bahwa keikutsertaan TNI dan Polri dalam gropyokan tikus ini untuk menjaga semangat budaya Indonesia, yakni gotong royong.

Aksi memberantas tikus ini, juga sebagai upaya bersama agar hama tikus tidak menyebar dan berkembang biak sebelum masuk masa tanam.

“Ini harus kita rawat, semangat kebersamaan dan semangat persatuan. Selain itu, gropyokan tikus juga merupakan pengendalian hama tikus sawah yang ramah lingkungan,” ujar AKP Dedy Setyanto.

Berita Terkait:  Masjid sebagai Pusat Peradaban Islam

Menurut AKP Dedy Setyanto, gropyokan tikus ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik yang dipandang sangat berbahaya.

“Dalam kegiatan ini, berhasil didapatkan sejumlah 97 ekor tikus,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Unity Sports Center Resmi Dibuka di Semarang, Hadirkan Akademi Tenis Bertaraf Nasional

23 April 2025 - 16:21 WIB

Sido Muncul Berbagi Santunan untuk 1.000 Dhuafa di Kabupaten Semarang

23 Maret 2025 - 08:20 WIB

Abdul Mu’ti: Tidak Perlu Menunggu 2045, Indonesia Emas Sudah Terwujud Kalau…

11 Maret 2025 - 00:25 WIB

Mengubah Kemacetan di Merak, Butuh Satu Komando

8 Maret 2025 - 21:36 WIB

Pertanyaan ini sering muncul dari para pemudik lintas Merak – Bakauheni karena setiap arus mudik Lebaran, seperti Lebaran 2024 terjadi kemacetan panjang sampai Km 97. Saking frustasinya menghadapi kondisi kemacetan yang selalu terjadi pada saat-saat arus mudik Lebaran. Diharapkan pada Lebaran 2025 ini kemacetan Panjang menuju ke Pelabuhan Merak tersebut dapat terurai, bila semua perencanaan yang ada saat ini dilaksanakan secara konsisten. Menurut Ketua DPP Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) Khoiri Soetomo (19 Februari 2025), pada saat penyelenggaraan angkutan lebaran 2024 di lintas Merak – Bakauheni kendali tertinggi operasional di lapangan bukan berada di bawah Kementerian Perhubungan, melainkan dikoordinasikan oleh pihak Kepolisian.

Beri Bantuan Rp 260 Juta, Sido Muncul Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit Gratis

25 Februari 2025 - 21:16 WIB

Meniadakan Mudik Gratis Sepeda Motor

23 Februari 2025 - 11:19 WIB

Trending di Ekonomi